Logo ISSC - Indonesian Society of Steel Construction | Masyarakat Baja Indonesia
Logo ISSC - Indonesian Society of Steel Construction | Masyarakat Baja Indonesia

Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) atau Masyarakat Baja Konstruksi Indonesia adalah wadah kolaborasi seluruh elemen konstruksi baja nasional—mulai dari pemerintah, industri, hingga akademisi. Dideklarasikan pada 12 September 2018 atas inisiasi Kementerian PUPR serta dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian dan JICA Jepang, ISSC berkomitmen memajukan inovasi dan kualitas dunia konstruksi baja di Indonesia.

Contact Info

Moonshine St. 14/05
Light City, London
info@email.com
00 (123) 456 78 90

Learn More

Follow Us

Steel Construction Process

Profesionalisme & Integritas

Standar tertinggi dalam setiap konstruksi

Menggerakkan Ekosistem Konstruksi Baja Nasional

Indonesian Society of Steel Construction atau dalam istilah Indonesia-nya Masyarakat Baja Konstruksi Indonesia merupakan salah satu wadah dari masyarakat yang peduli terhadap perkembangan dan kemajuan dunia konstruksi baja di Indonesia. Berdirinya organisasi ini diprakarsai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dalam hal ini didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian dan kalangan industri, kontraktor, konsultan, praktisi, serta pihak akademisi.

Diawali dengan kerjasama kegiatan pengiriman insinyur baja untuk studi ke Jepang pada tahun 2016 melalui kerjasama antara The Human Resources and Industry Development Association (HIDA) mewakili Jepang dengan Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) yang untuk selanjutnya tongkat estafet diserahkan kepada Asosiasi Masyarakat Baja Indonesia (AMBI). Pada kerjasama lanjutan ini, pihak HIDA Jepang menyerahkan kelanjutan program dengan Indonesia kepada Japan International Cooperation Agency (JICA) yang didukung oleh Japanese Society of Steel Construction (JSSC). Kemudian kolaborasi baru antara JICA, JSSC dengan AMBI menemui persoalan kompleks dalam dunia konstruksi baja di Indonesia, dimana persoalan ini menuntut pihak pemangku kebijakan negara harus ikut turun tangan.

Maka akhirnya diinisiasi pertemuan antara pihak Jepang yang diwakili delegasi JICA & JSSC untuk menggelar pertemuan dengan pemangku kebijakan negara yang disini adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat oleh AMBI. Dalam perjalanannya, dirumuskanlah mengenai pembentukan sebuah wadah organisasi yang berisikan seluruh elemen konstruksi baja di Indonesia. Maka pada hari Rabu, tanggal 12 bulan September 2018 dideklarasikan pembentukan Indonesian Society of Steel Construction atau Masyarakat Baja Konstruksi Indonesia yang kemudian dikenal dengan ISSC bertempat di ruang Rapat Utama Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan telah disetujui oleh semua pihak.

Baca Profil Lengkap arrow_forward

Program Kerja ISSC

National Conference of ISSC
Training Program in 2 cities Jakarta & Surabaya, Main theme "Design and Build of Steel Construction"
Socialization of Design and Build of Steel Construction in 17 cities
Publishing of Indonesian Steel Directory
Compilation of Indonesian National Standard Book
Establishment of Indonesian Steel Construction Forum
Establishment of Indonesian Steel Fabricator Association
Seminar with main theme "Bangkit Industri Baja Indonesia" 4 Edition
Steelindonesia Tabloid as media information to all of steel construction components and steel industry
Comparative Study to Japan with main purpose to studying design and build of Japanese Steel Construction
Mengumpulkan, mengolah, dan menyebarluaskan informasi material baja kepada anggota dan masyarakat umum.
Mengadakan penelitian dan pengembangan mengenai aplikasi konstruki baja dalam desain.
Menyelenggarakan pertukaran informasi melalui interaksi antar anggota dalam bentuk forum-forum pertemuan.
Menjalin hubungan kerjasama antar produsen, penyedia jasa, dan pengguna jasa baik yang ada dalam negeri maupun luar negeri.
Mengadakan pendidikan formal maupun non formal mengenai material baja dan aplikasinya dalam konstruksi.
Meyediakan peraturan-peraturan dalam konstruksi desain baja yang sesuai dengan perkembangan yang ada.
Mengeluarkan sertifikasi dan verifikasi kepada ahli baja di Indonesia yang bertaraf Nasional dan Internasional.

Struktur Organisasi

Dewan Pengurus ISSC Periode 2025-2029

Lihat Lainnya arrow_forward
pengurus

Budi Harta Winata

Ketua Umum

domain PT. Artha Mas Graha Andalan
pengurus

Ir. H. Tugur Wibisono

Waketum 1

domain PT. Cigading Habeam Centre
pengurus

P. Indra Laksmana, S.T.

Waketum 2

domain PT. Citra Galvanizing Indonesia
pengurus

Ir. Ari Kuncoro

Waketum 3

domain PT. Cahaya Metal Perkasa
Factory Visit

Event ISSC Tahun xxxx

photo_library 24 Foto

Meeting

Event ISSC Tahun xxxx

photo_library 24 Foto

Training

Event ISSC Tahun xxxx

photo_library 24 Foto

Conf

Event ISSC Tahun xxxx

photo_library 24 Foto

Seminar

Event ISSC Tahun xxxx

photo_library 24 Foto

Perusahaan Anggota ISSC

Blog Thumb 1
21 Jan 2019

Pemerintah Resmikan Regulasi Baru TKDN untuk Proyek Infrastruktur Strategis

Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk akan menjalankan dua proyek strategis tahun ini. Proyek ini bertujuan untuk melakukan ekspansi kapasitas di bagian hilir dan menurunkan biaya produksi di bagian hulu.

Proyek pertama adalah Pembangunan Blast Furnace Complex. Pabrik Blast Furnace yang berdiri pada area Blast Furnace Complex PTKS seluas 55 Ha ini merupakan proyek yang dilakukan oleh Konsorsium kontraktor yang terdiri dari MCC CERI dari China dan PT Krakatau Engineering (PTKE). Dengana adanya Blast Furnace Complex, biaya produksi baja akan turun sebesar USD50 per ton.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Blog Thumb 1
21 Jan 2019

Kemenperin: Pembatasan Impor Baja untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan pembatasan impor baja dilakukan guna melindungi industri dalam negeri. Pembatasan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 110 Tahun 2018.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar mengatakan, pihaknya memahami upaya Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam membatasi impor baja. Hal ini agar impor baja lebih tertata dan tidak membanjiri Indonesia.

Baca Selengkapnya arrow_forward